Menu

Mode Gelap
Dugaan Kuat Diback up APH,Tn Bandar Narkoba Gg Rukun Merasa Kebal Hukum Status Tersangka Tapi Tidak di Tahan, PP Digelar Oknum Anggota DPRD Asahan Kebal Hukum

Bisnis

“Pondok Rakyat” Jadi Primadona Baru di Gunungsitoli, Harga Merakyat, Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat

badge-check


					“Pondok Rakyat” Jadi Primadona Baru di Gunungsitoli, Harga Merakyat, Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat Perbesar

Gunungsitoli, 8 Mei 2026 — Persaingan usaha kuliner di Kota Gunungsitoli semakin ramai. Berbagai tempat makan baru mulai bermunculan di pusat kota dengan konsep yang berbeda-beda, mulai dari tempat nongkrong modern hingga rumah makan rakyat dengan harga terjangkau.

 

Di tengah ramainya persaingan tersebut, hadir sebuah tempat kuliner yang kini mulai menjadi perhatian masyarakat, yakni “Pondok Rakyat” yang berada di kawasan Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli. Tempat makan ini dikenal karena menyajikan menu dengan cita rasa khas rumahan namun tetap ramah di kantong masyarakat.

 

Dengan konsep sederhana dan terbuka untuk semua kalangan, Pondok Rakyat menghadirkan berbagai menu makanan dan minuman dengan harga yang dinilai sangat terjangkau. Mulai dari jus buah segar seharga Rp10 ribu per gelas hingga paket makanan lengkap ayam, nasi, sayur, ikan teri dan tempe hanya Rp13 ribu per porsi.

 

Pemilik usaha yang akrab disapa Kak Dea mengatakan bahwa usaha kuliner tersebut merupakan impian lama yang akhirnya bisa diwujudkan di Kota Gunungsitoli.

 

“Saya memang sudah lama bercita-cita memiliki rumah makan atau tempat kuliner yang pas di dompet masyarakat. Saya ingin semua kalangan bisa menikmati makanan enak dengan harga murah, dengan prinsip dari rakyat untuk rakyat oleh rakyat.” ujar Kak Dea saat diwawancarai media.

 

Tidak hanya bergerak di bidang kuliner, Kak Dea juga dikenal sebagai distributor buah di Kepulauan Nias yang memasok kebutuhan buah ke berbagai tempat usaha seperti Indomaret, hingga beberapa dapur program MBG di Pulau Nias.

 

Ia menjelaskan bahwa harga makanan di Pondok Rakyat bisa ditekan karena sebagian besar bahan baku diambil langsung dari para petani di daratan Sumatera Utara.

 

“Karena saya juga distributor buah dan sayur, pasokan langsung saya ambil dari petani di seberang. Itu sedikit membantu biaya operasional dan produksi sehingga makanan bisa dijual lebih murah,” jelasnya.

 

Menariknya, lokasi usaha Pondok Rakyat berdiri di lahan milik Polres Nias yang disewa secara resmi melalui mekanisme negara.

 

“Saya mengajukan permohonan sejak Oktober 2025 lalu. Semua administrasi, pajak dan biaya sewa langsung saya bayarkan ke negara melalui BRIVA.” katanya.

 

Selain menjadi tempat kuliner favorit baru masyarakat, Pondok Rakyat juga dinilai membawa dampak positif terhadap pembukaan lapangan kerja di Kota Gunungsitoli.

 

Saat ini, sebanyak 16 karyawan lokal bekerja di Pondok Rakyat. Jika digabung dengan usaha toko buah miliknya, total tenaga kerja yang dipekerjakan mencapai lebih dari 50 orang.

 

“Saya bersyukur bisa membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak daerah. Saya tidak mengambil keuntungan besar dari makanan ini, yang penting biaya operasional dan kebutuhan para karyawan bisa terpenuhi,” tambahnya.

 

Meski baru berjalan sekitar dua bulan, usaha Pondok Rakyat mulai mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menilai tempat tersebut menjadi pilihan baru bagi keluarga maupun anak muda karena harga yang terjangkau dan menu yang sesuai dengan selera masyarakat.

 

Dengan konsep kuliner rakyat, harga bersahabat, dan semangat membuka lapangan pekerjaan, Pondok Rakyat kini perlahan menjadi salah satu ikon kuliner baru di pusat Kota Gunungsitoli. Tim

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bormen Panjaitan : Jangan Korbankan RTH Taman Mahoni Untuk Pembangunan KDKMP Mekar Baru

21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Jeritan Tenaga Outsourcing di Gunungsitoli: Gaji Dipotong, Pembayaran Dirapel, 

16 Mei 2026 - 02:52 WIB

Pelajar yang  Dinyatakan Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia 

16 Mei 2026 - 02:29 WIB

Bang YD Pertanyakan Kerja Sama Pemko dengan Perusahaan Outsourcing

11 Mei 2026 - 11:44 WIB

WARGA BUMI PURWO KECEWA, PARIT TAK KUNJUNG DIBERSIHKAN MESKI SUDAH 2 BULAN DIKELUHKAN

10 Mei 2026 - 10:30 WIB

Trending di Peristiwa