Menu

Mode Gelap
Dugaan Kuat Diback up APH,Tn Bandar Narkoba Gg Rukun Merasa Kebal Hukum Status Tersangka Tapi Tidak di Tahan, PP Digelar Oknum Anggota DPRD Asahan Kebal Hukum

News

Anggota DPRD Batu Bara Inisial “N” Diduga Kuat Pemilik Gudang CPO Ilegal di Sei Balai dan Mangkei Baru

badge-check


					Anggota DPRD Batu Bara Inisial “N” Diduga Kuat Pemilik Gudang CPO Ilegal di Sei Balai dan Mangkei Baru Perbesar

Batu Bara|Sumut|SumutPro.com – Gudang Penampungan Crude Palm Oil (CPO) ilegal di Sei Balai dan Mangkei Kabupaten Batu Bara tidak tersentuh hukum diduga kuat pemiliknya Anggota DPRD Inisial “N” dari partai penguasa dan Oktum TNI berinisial “T”,Sabtu 28/02/2026.

Sepanjang jalan lintas kabupaten batu bara banyak kita lihat gudang-gudang ilegal tempat penampungan Crude Palm Oil (CPO) yang di kendalikan mafia dan diduga melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai pengaman agar tidak diganggu.

SumutPro.com saat melakukan investigasi ke daerah mangkei baru kecamatan lima puluh kabupaten batu bara melihat mobil tanki bermuatan CPO keluar masuk dari dalam gudang.

SumutPro.com coba menggali informasi siapa pemilik gudang tersebut dari seorang aktivis kabupaten batu bara yang berada di warung yang berada tidak jauh dari lokasi

“Pemiliknya anggota DPRD Batu Bara berinisial “N” dan Oknum TNI berinisial “T” dan mereka juga buka gudang di Sei Balai” ucap aktivis yang minta namanya di rahasiakan.

Lanjutnya,sebenarnya kita malu mengatakan ini karena seorang wakil rakyat seharusnya menjadi contoh yang baik dan dapat melawan segala bentuk usaha ilegal yang dapat merugikan negara atau pun orang lain,ujar aktivis batu bara.

Tidak adanya ketegasan dari Polres Batu Bara untuk menutup gudang penampungan Crude Palm Oil (CPO) ilegal di Mangkei Baru dan Sei Balai menunjukan bahwa adanya pembiaran yang nyata atau Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Batu Bara tidak berani menutup gudang CPO ilegal tersebut karena pemiliknya seorang anggota DPRD dan Oknum TNI.

Selain persoalan hukum, warga juga mengkhawatirkan dampak lingkungan akibat aktivitas penampungan CPO tersebut. Bau menyengat yang ditimbulkan dikhawatirkan menjadi indikasi pencemaran lingkungan hidup, pencemaran udara ,tanah akibat tumpahan minyak CPO sebagaimana yang pernah terjadi di sejumlah daerah lain.

Kami khawatir dampaknya ke lingkungan dan kesehatan,bau CPO itu menyengat sekali saat melintas dari jalan tersebut.
Diduga CPO yang dijual sopir nakal adalah hasil produksi PKS BUMN yang dapat merugikan keuangan negara. (AH)

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kuat di Bekingi APH,Rokok Tanpa Pita Cukai Bebas Beredar di Kisaran

3 April 2026 - 15:26 WIB

Pra RDP DPRD Asahan,GEMMAKO Soroti Retribusi Sampah Dengan Dugaan Penyimpangan Di Dinas Lingkungan Hidup

3 April 2026 - 08:59 WIB

Sekretaris Dewan DPRD Asahan Sepatutnya Diregenerasi, Dorong GEMMAKO

2 April 2026 - 09:49 WIB

Polres Batu Bara Diduga Terima Upeti Dari Bandar Narkoba,Emak-emak Gerebek Sarang Narkoba di Desa Bogak

1 April 2026 - 06:50 WIB

Ketua DPC LSM PMPRI Asahan Dan Tokoh Pemuda Simpang Bunut Minta Pemkab Asahan Menutup King Cafe Karena Suara Musiknya Telah Meresahkan Masyarakat

1 April 2026 - 03:22 WIB

Trending di Nasional