Lubuk Pakam,SumutPro.com – Banjir yang melanda Perumahan Bumi Purwo, Kecamatan Lubuk Pakam sejak Kamis (28/11) akhirnya menyurut pada Sabtu malam (30/11). Pada Minggu (1/12), warga mulai bergerak melakukan pembersihan rumah dan lingkungan setelah air turun.
Menurut pengamatan warga dan keterangan awal dari perangkat lingkungan setempat, diperkirakan lebih dari 200 rumah terdampak banjir — mulai dari tergenang air hingga terkena endapan lumpur. Banyak dari rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan pada perabot rumah tangga maupun barang elektronik.
Selama masa banjir, air sempat mencapai ketinggian sedada orang dewasa. Saat surut itulah warga mulai mengangkat dan mengevakuasi barang-barang yang rusak, serta membersihkan lantai, dinding, dan pekarangan rumah — proses yang memakan waktu dan tenaga.
“Semuanya rusak, kulkas, kasur, mesin cuci — semuanya terendam. Kita baru bisa bersih-bersih hari Minggu ini,” ujar salah satu warga terdampak, Wisnu.

Situasi ini tak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga membuat banyak warga trauma dan takut jika hujan deras kembali turun. Warga berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak berwenang agar pemulihan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.
Sejak pagi, warga saling bantu mengangkat barang rusak dan membuang lumpur serta sisa air dari dalam rumah.(Alfian F)







