Menu

Mode Gelap
Status Tersangka Tapi Tidak di Tahan, PP Digelar Oknum Anggota DPRD Asahan Kebal Hukum

News

Winda Geruduk Satreskrim Polres Batu Bara Pertanyakan Penanganan Kasus Anaknya Dan Penangguhan Tersangka

badge-check


					Winda Geruduk Satreskrim Polres Batu Bara Pertanyakan Penanganan Kasus Anaknya Dan Penangguhan Tersangka Perbesar

Batu Bara.SumutPro.com | Tidak puas dengan kinerja Satreskrim Polres Batu Bara yang dinilai lamban dan menguntungkan tersangka dugaan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur, ibu korban bernama Winda, 38 tahun, kembali menggeruduk kantor Satreskrim Polres Batu Bara, pada tgl: (10/12/2025).

Winda yang sempat histeris mempertanyakan lambannya penanganan kasus yang dilaporkan suaminya Eko Armansyah Putra pada 15 September lalu. Winda juga mempertanyakan dasar Satreskrim Polres Batu Bara memberi penangguhan terhadap tersangka Ng.

Namun saat Winda mempertanyakan kedua hal tersebut, tiba-tiba M Zen yang merupakan kuasa hukum Ng justru berang sehingga sempat terjadi pertengkaran antara ibu korban dengan M Zein.

Winda tetap kukuh tidak terima kalau orang yang telah merusak masa depan anaknya yang diancam pidana diatas 5 tahun diberi penangguhan dan hanya dikenai wajib lapor.
Namun setelah dimediasi akhirnya M Zen mengaku khilaf dan meminta maaf.

Kepada media, Winda mengungkapkan kekesalannya karena sudah tiga bulan kasus ini dilaporkan namun statusnya masih P19. “Ini kan kasus anak mengapa begitu lama penanganannya?,” sergahnya.

Dikonfirmasi, Kanit Resum PPA Satreskrim Polres Batu Bara Ipda Ade Sundoko Masry mengatakan pihaknya masih melengkapi berkas setelah kejaksaan mengirimkan status P19. Ade berharap minggu depan sudah dapat diajukan kembali agar dapat naik status menjadi P21.

“Kami sudah mengirimkan Pemberitahuan Perkembangan Hasil
Penyidikan yang ketiga hari ini kepada pelapor,” ucap.

Disebutkan Ade, pada surat tersebut intinya memberitahukan bahwa pihaknya telah mengirimkan kembali berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Batu Bara atasa nama tersangka Ng.

Sekedar diketahui, Eko Armansyah Putra sesuai LP/B/332/DX/2025/SPKT/RES.BATU BARA/POLDA SUMUT, tanggal 15 September 2025, telah melaporkan
terjadinya dugaan Tindak Pidana “Persetubuhan Terhadap Anak dibawah Umur” sebagimana dimaksud dalam Pasal 81 ayal (1) dan ayal (2) dan ayat (3) Jo Pasal 76E dari UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang atas nama korban sebut saja Melati, 9 tahun, dengan tersangka Ng, 69 tahun.

Perbuatan tersebut diduga dilakukan Ng pada Senin 8 September 2025 sekira pukul 13.00 WIB di Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batu Bara.

Kemudian pada 14 September 2025 malam, tokoh masyarakat dan orang tua korban membawa tersangka Ng ke Polres Batu Bara.

Namun beberapa hari kemudian setelah ditetapkan sebagai tersangka, Ng ditangguhkan (dibantarkan) penahanannya dengan alasan sakit.(T.sihotang)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rehabilitasi Toilet Sejalan Dengan Visi dan Misi Kabupaten Deli Serdang

15 Januari 2026 - 02:10 WIB

Guru Honorer Disingkirkan Sepihak, Surat Bupati Nias Diduga Langgar UUD 1945 dan UU ASN

6 Januari 2026 - 11:25 WIB

Diduga Judi Sabung Ayam Beroperasi Bebas di Gunungsitoli, Lokasi Tepat di Belakang Rumah Oknum PJ Kades

4 Januari 2026 - 10:27 WIB

Diduga Oknum Polisi Terlibat Penganiayaan, Warga Tarakhaini Lapor ke Polres Nias

4 Januari 2026 - 07:30 WIB

Sekretaris Umum DPP LSM GERPPIN : Tahun 2025 Telah Selesai Namun Proses Hukum Pajar Prianto Belum Dilakukan,Diduga APH Telah di Suap

1 Januari 2026 - 21:53 WIB

Trending di News