Asahan‐SumutPro.com | Ketua Umum DPP LSM GEMMAKO Asahan, Dodi Antoni, melontarkan kritik terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dan Wakil Bupati Riyanto. Ia menilai belum terlihat perubahan signifikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam pernyataan resminya kepada awak media, Senin (23/02/2026), Dodi menyebut sejumlah persoalan mendasar di Kabupaten Asahan masih belum terjawab secara konkret, mulai dari kesejahteraan masyarakat, perbaikan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, hingga pelayanan publik yang efektif dan transparan.
“Kami melihat Asahan seolah berjalan di tempat. Satu tahun adalah waktu yang cukup untuk menunjukkan arah dan komitmen kepemimpinan,” tegasnya.
Menurut Dodi, sebagian program pemerintahan terkesan berjalan rutin tanpa inovasi berdampak luas. Ia menilai janji-janji politik saat kampanye belum terealisasi secara nyata.
DPP GEMMAKO Asahan mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perangkat daerah, mulai dari lurah dan kepala desa hingga kepala dinas dan jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.
Dodi menegaskan organisasinya akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dan mengawal kebijakan publik, termasuk pengelolaan APBD dan APBN yang dinilai harus berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemerintahan yang berlandaskan nilai keadilan sosial dan kemanusiaan sebagaimana diamanatkan konstitusi.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Pemerintah Kabupaten Asahan guna memperoleh tanggapan resmi atas kritik tersebut sebagai bentuk pemberitaan berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik. (Tim)







