Menu

Otomatis
Breaking News

Nasional

Hutan Kota di Pagar Merbau Dinilai Proyek ABS Kini Jadi Lokasi Gembala Sapi

badge-check

Hutan Kota di Pagar Merbau Dinilai Proyek ABS Kini Jadi Lokasi Gembala Sapi Perbesar

Deli Serdang-SumutPro.com– Hutan Kota Kecamatan Pagar Merbau yang sempat diresmikan pada 16 Februari 2026 lalu, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Program yang sebelumnya digadang-gadang menjadi ruang hijau dan ikon penataan kawasan di Kecamatan Pagar Merbau itu justru terlihat terbengkalai dan dinilai jauh dari harapan warga.

Pantauan di lokasi memperlihatkan kondisi hutan kota dipenuhi rumput liar, semak belukar, serta sejumlah tanaman yang tampak mati mengering akibat kurangnya perawatan. Ironisnya, area yang berada tepat di pinggir Jalan Lintas Sumatera dan berdekatan dengan Kantor Camat Pagar Merbau tersebut kini lebih sering dijadikan tempat gembala ternak sapi.

Kondisi itu memunculkan kembali perbincangan masyarakat terkait video viral saat peresmian hutan kota beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut, Bupati Deli Serdang tampak memarahi sejumlah ASN karena proyek hutan kota dinilai tidak memiliki konsep yang jelas dan terkesan hanya “Asal Bapak Senang (ABS)”. Bahkan, dalam pernyataannya saat itu, Bupati juga menyinggung adanya mentalitas buruk di kalangan oknum tertentu dalam pengelolaan program pembangunan.

Kini, pernyataan tersebut dinilai masyarakat seolah terbukti. Sebab, fasilitas yang baru beberapa bulan diresmikan itu sudah menunjukkan tanda-tanda ketidakseriusan dalam perawatan maupun penataan.

“Kalau lihat kondisinya sekarang, lebih cocok disebut tempat gembala sapi daripada hutan kota. Dari awal sebenarnya masyarakat juga sudah mempertanyakan konsep pembangunannya,” ujar salah seorang warga Pagar Merbau kepada wartawan.

Warga lainnya juga menilai lokasi pembangunan taman kota tersebut kurang tepat. Menurutnya, masih banyak lahan fasilitas umum milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang lebih layak dijadikan taman kota karena memiliki pepohonan besar dan suasana yang lebih sejuk.

“Dari awal peresmian sebenarnya sudah banyak yang bilang lokasi ini kurang cocok. Kalau sekarang jadi begini, masyarakat tentu kecewa karena anggaran yang digunakan tidak sedikit,” katanya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lebih serius dalam membangun dan merawat fasilitas umum yang benar-benar bermanfaat bagi warga. Selain itu, warga juga meminta adanya evaluasi terhadap pihak-pihak yang dianggap lalai dalam pelaksanaan maupun pengawasan proyek tersebut.

“Jangan sampai pembangunan hanya sekadar seremonial. Anggaran pemerintah itu uang rakyat, sekecil apa pun wajib dipertanggungjawabkan,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi terkini Hutan Kota Kecamatan Pagar Merbau maupun langkah perawatan yang akan dilakukan ke depan.
(Team)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Yayasan Pemerhati Lingkungan PALEM DAS Indonesia Komitmennya Mendukung Terciptanya Lingkungan Bersih

24 Agu 2026 - 07:47 WIB

Yayasan Pemerhati Lingkungan PALEM DAS Indonesia Komitmennya Mendukung Terciptanya Lingkungan Bersih

DPC Demokrat Deli Serdang Melaksanakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

21 Agu 2026 - 05:09 WIB

DPC Demokrat Deli Serdang Melaksanakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Muhammad Yusri (Uci) Mendaftarkan Diri Calon Ketua PP Lubuk Pakam Yang Di Laksanakan Minggu 23 Agustus 2026

20 Agu 2026 - 09:25 WIB

Muhammad Yusri (Uci) Mendaftarkan Diri Calon Ketua PP Lubuk Pakam Yang Di Laksanakan Minggu 23 Agustus 2026

Muhammad Yusri (UCI) Pemuda Pancasila Siap Untuk NKRI, NKRI Harga Mati

17 Agu 2026 - 13:36 WIB

Muhammad Yusri (UCI) Pemuda Pancasila Siap Untuk NKRI, NKRI Harga Mati

Budi Cayadi NKRI Harga Mati

17 Agu 2026 - 01:07 WIB

Budi Cayadi NKRI Harga Mati
Trending di Nasional